Setelah terjadinya merger antara Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) pada awal tahun 2022, diperlukan proses integrasi infrastruktur jaringan secara nasional. Salah satu fokus utama adalah integrasi layanan Metro Ethernet dan jaringan core multi-operator di wilayah strategis seperti Jawa Barat, yang memiliki konsentrasi pengguna data yang tinggi.
Integrasi ini bertujuan untuk:
Menggabungkan jaringan transport dan core kedua operator menjadi satu kesatuan yang efisien
Meningkatkan kualitas layanan data, latency rendah, dan kapasitas jaringan
Mengoptimalkan sumber daya dan menurunkan biaya operasional (OPEX)
Ruang Lingkup Proyek:
- Integrasi Metro Ethernet (Metro-E):
Penyesuaian dan migrasi jaringan akses Metro-E Tri ke jaringan transport Indosat
Rekonsiliasi dan re-routing trafik antar node distribusi (POP Metro-E)
Optimalisasi kapasitas backbone fiber optik antar kota di Jawa Barat
Penambahan ring jaringan baru untuk keandalan (redundansi) layanan
- Integrasi Core Network Multi Operator:
Penyatuan platform EPC (Evolved Packet Core) dan IMS (IP Multimedia Subsystem)
Rekonsiliasi IP address dan manajemen subscriber ID (IMSI/MSISDN)
Harmonisasi routing trafik data, voice, dan signaling antar core node
Penyesuaian pada BSS/OSS sistem serta penggabungan sistem monitoring dan NMS
- Proses Implementasi dan Validasi:
Tahap migrasi dilakukan secara bertahap (phased migration) untuk menghindari gangguan layanan
Uji coba integrasi untuk memastikan tidak ada degradasi QoS (Quality of Service)
UAT (User Acceptance Test) dan pengawasan pasca-migrasi untuk memastikan stabilitas jaringan
- Koordinasi Multi-Tim dan Vendor:
Keterlibatan tim Indosat dan eks-Hutchison 3
Koordinasi intensif dengan vendor utama jaringan (Huawei, Ericsson, ZTE, dsb.)
Sinkronisasi dengan pihak ketiga seperti penyedia infrastruktur tower, serat optik, dan colocation data center
Tujuan dan Manfaat:
Menciptakan jaringan yang lebih luas, andal, dan efisien untuk pelanggan di Jawa Barat
Meningkatkan pengalaman pengguna (user experience) dalam hal kecepatan, stabilitas, dan latensi rendah
Mengurangi duplikasi infrastruktur, menekan biaya operasional, dan mempercepat penggelaran teknologi 4G/5G
Menjadi fondasi awal untuk layanan unified dan seamless pasca-merger
Project Location: Bandung